Semarak Kemerdekaan HUT RI ke-80 di MI Muhammadiyah Giriroto.
“menumbuhkan jiwa nasionalis sejak dini melalui
kegiatan edukatif dan menyenangkan, untuk melahirkan generasi yang unggul dalam
prestasi, kuat dalam Iman dan Takwa, serta berakhlak mulia.”
Boyolali, 13 Agustus 2025, dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-80, MI Muhammadiyah Giriroto menggelar serangkaian kegiatan bertajuk “Semarak Kemerdekaan”, yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2025. Kegiatan ini di ikuti dengan antusias oleh seluruh Siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dan berlangsung meriah di lingkungan Madrasah.
Acara ini tidak
sekedar menjadi ajang perlombaan dan hiburan, tetapi lebih dari itu, menjadi
momen penting untuk membangun rasa cinta tanah air, memperkuat jiwa kebangsaan,
menanamkan nilai-nilai gotong royong, kekompakan, serta kecintaan terhadap
budaya bangsa Indonesia.
Hari Pertama (Ekspresi Bakat dan Tawa Ceria mengisi
Halaman Madrasah), kegiatan dimulai pada hari Jumat, 15 Agustus 2025, dengan
pelaksanaan beberapa lomba yang mengangkat nilai kreativitas, ketangkasan, dan
kerja sama tim. Lomba-lomba yang dilaksanakan antara lain :
· Lomba Menyanyi
Lagu Nasional dan Daerah
· Lomba Spon Air
· Lomba Estafet
Spon Air
Setiap lomba dipenuhi oleh samangat luar biasa dari para
peserta. Sorak-sorai pendukung terdengar riuh, menciptakan suasana yang penuh
kehangatan dan kebahagiaan. Lomba menyanyi menjadi panggung bagi para Siswa
untuk menunjukan bakat dan keberanian mereka dalam menampilkan lagu-lagu yang
menggugah semangat Nasionalisme.
Sementara itu, lomba air menjadi ajang yang paling
ditunggu karena unsur keseruannya yang tinggi. Air yang berceceran, wajah-wajah
basah penuh tawa, serta strategi yang unik dari tiap kelompok menambahkan kesan
hangat dan menyenangkan. Guru turut serta meramaikan acara dengan memberikan
semangat serta arahan, menjadikan kegiatan ini terasa seperti satu keluarga
besar yang sedang berpesta merayakan kemerdekaan.
Hari kedua (olahraga Nuansa Tradisional dan kekompakan),
pada hari kedua, Sabtu, 16 Agustus 2025, suasana semarak masih terasa. Meski
cuaca pagi cukup panas, namun tidak menyurutkan semangat para Siswa untuk
mengikuti rangkaian lomba yang lebih mengedepankan kekompakan dan daya juang.
Perlombaan yang dilaksanakan meliputi :
· Lomba Sepak
Bola dengan Sarung
· Lomba Tiup
Gelas
· Loma Estafet
Air
· Lomba Volly Air
Lomba sepak bola dengan sarung lumayan menjadi pusat
perhatian. Siswa bermain sepak bola sambil mengenakan sarung, yang tentu saja
menambahkan tantangan dan kelucuan dalam permainan. Tidak jarang pemain
mengalami “sarung merosot” karena sulitnya berlari mengejar bola dengan
mengenakan sarung, namun justru di situlah keseruan dan gelak tawa tercipta.
Lomba tiup gelas dan estafet air menguji kekompakan dan
komunikasi antar teman, serta melatih ketangkasan dalam suasana kompetisi yang
menyenangkan. Bagitu pula dengan Volly air yang menggantikan bola dengan balon
berisi air, semua pemain yang merupakan Guru harus berhati-hati agar balon
tidak pecah sebelum sampai ke lawan.
“semarak kemerdekaan” bukan hanya sekedar perlombaan
biasa. Di balik setiap permainan, terdapat pesan-pesan kebangsaan yang ingin
ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah
Giriroto ingin menyampaikan bahwa kemerdekaan yang diraih para pahlawan bangsa
harus disyukuri dengan cara menjaga persatuan, menanamkan semangat gotong
royong, serta menjaga dan melestarikan budaya bangsa.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan “Semarak Kemerdekaan”,
MI Muhammadiyah Giriroto melaksanakan Upacara Bendera pada tanggal 17 Agustus
2025 dengan khidmat dan penuh semangat. Upacara ini
diikuti oleh seluruh guru, staf, serta siswa-siswi dari kelas 3 hingga kelas 6
di halaman madrasah.
Dalam suasana pagi yang sejuk, para peserta
berdiri tegap menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menyaksikan
pengibaran Sang Merah Putih oleh petugas upacara yang telah dilatih secara
khusus. Momen ini menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para pahlawan,
serta pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal
dari tanggung jawab membangun negeri.
Melalui
pelaksanaan Upacara Bendera, nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan
semangat kebangsaan semakin ditanamkan dalam diri para siswa. Harapannya,
semangat kemerdekaan yang telah dikobarkan dalam dua hari penuh keceriaan,
ditutup dengan momen reflektif dan membanggakan yang memperkuat tekad untuk
menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak, dan cinta tanah air.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80
“Indonesia Maju, Indonesia Bersatu, Indonesia Berbudaya”
Dokumentasi :
Upacara Bendera HUT RI ke-80 :






























0 Komentar